musick


dj nildo

alkitab

Minggu, 21 Oktober 2012

Arti Ulos Bagi Orang Batak. Menurut pandangan orang batak, ada tiga sumber kehangatan bagi manusia yakni matahari, api dan ulos.
Mungkin tidak mengherankan bagi kita jika matahari dan api adalah sumber panas untuk menghangatkan tubuh. Tetapi bagaimana dengan Ulos? Pasti banyak orang mempertanyakan ini.


ulos, ulos batak, kain ulos, moti ulos, gambar ulos

Munculnya pandangan orang-orang Batak bahwa kain ulos merupakan sumber kehangatan dan panas bagi tubuh dikarenakan letak geografis tempat tinggal orang batak yang terletak di pegunungan yang memiliki iklim tropis.Sehingga cahaya matahari tidak cukup panas untuk menghangatkan tubuh apalagi saat malam hari tiba. Selain memberikan kehangatan ulos ini juga dipercaya membentuk seorang lelaki berjiwa keras, mempunyai sifat kejantanan dan kepahlawanan dan bagi perempuan mempunyai sifat ketahanan.

Namun seiring perkembangan waktu, ulos batak ini digunakan bukan hanya sekedar penghangat tubuh semata tetapi berkembang menjadi lambang ikatan kasih, pelengkap upacara adat dan simbol sistem sosial masyarakat Batak. Dan juga dipercaya mengandung magis atau keramat serta memiliki daya istimewa untuk memberikan  perlindungan bagi pemakainya.

Jenis dan Motif ulos memiliki makna tersendiri. Tergantung dari sifat, keadaan, fungsi dan hubungan tertentu. Dan juga kapan digunakan, diberikan kepada siapa dan dalam upacara adat apa. Dan pada saat upacara adat baik itu pernikahan , kelahiran dan kematian  tidak pernah ketinggalan dengan yang namanya penggunaan ulos batak ini.

Jika kain dipakai oleh laki-laki, bagian atasnya disebut ande-hande dan bagian bawahnya disebut singkot. sebagai penutup kepala disebut tali-tali, bulang-bulang, sabe-sabe atau detar. Dan Jika ulos dipakai oleh perempuan batak Toba, bagian bawah disebut ampe-ampe. apabila digunakan sebagai penutup kepala disebut saoing, dan untuk menggendong anak disebut parompa.

Adapun cara pemakaian ulos meliputi siabithononton(dipakai).Ulos yang dipakai meliputi: ragidup, sibolang, djobit, simarindjamisi, dan ragi pangko. Selanjutnya Sihadanghononton (Dililitkan di kepala atau bisa juga di jinjing). Ulos yang dililit di kepala meliputi: sirara, sumbat, bolean, mangiring, surisuri dan sadum. Yang terakhir sitalitalihononton (dililit dipinggang) yang meliputi tumtuman, mangiring, dan padangrusa.

Ulos pada pemakaian yang tepat bukan saja melambangkan keserasian dalam berpakaian tetapi juga berkaitan pada makna-makna filosofis yang dikandung oleh ulos tersebut. Dengan demikian ulos tidak hanya berfungsi sebagai penghangat dan lambang kasih sayang, melainkan juga sebagai simbol status sosial, alat komunikasi, dan lambang solidaritas.

(sumber gambar: tanobatak.wordpress.com)

0 komentar:

sasuke


mouse

Subscribe Admin


terjemahan

EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish

SKIN

Ganti Backgroundnya Kalo Bosen


yahoo

mailonpix.com

visitors

free counters

ip addreas

IP

CLOCK

my friends

Pengikut

daniel. Diberdayakan oleh Blogger.

rank

share

 

dang hu boto

no copas

Copyright© 2013 ™ † DANIEL VICTOR SARAGI † ™ | Template Blogger Designer by : DANIEL VICTOR SARAGI AND EVI JULIANA TAMPUBOLON' |
Template Name | SIDABALOK AND TAMPUBOLON : Version 1.0 | Open new Daily